unai emery

Masalah Awal Yang Harus Dihadapi Emeri Ketika Menangani Arsenal

Posted on

Unai Emery telah terpilih menjadi pelatih baru The Gunners. Lelaki berpaspor Spanyol tersebut mesti dapat membenahi kendala yg pada masa lalu dibuat oleh Arsene Wenger di Arsenal.

Emery bakalan melapisi Wenger yg tadinya mengabdi untuk tim sepanjang 22 th. Arsenal sekarang menduduki posisi ke-6 ditable penghujung Liga Premier Inggris.

Namun Emery telah menegaskan dirinya mau itu pada lihat berita lebih rinci kompetisi lokal ataupun di Eropa dgn menjuarai titel Ligue 1 Perancis bersama PSG & Liga Europa untuk Sevilla. Tetapi, dia diberhentikan oleh PSG ketika tidak sukses mempersembahkan gelar Liga Champions menuju klub Prancis PSG.

Dibawah ini merupakan sejumlah problem yg perlu dibenahi Unai Emery pada Arsenal sebagaimana diberitakan Bookmarkers.

Kepemimpinan

Arsenal dapat finish pada ranking 2 besar pada Liga Premier sepanjang 8 tahun secara terus menerus pada peralihan milenium lantaran memiliki sejumlah pimpinan, misalnya punggawa seperti Patrick Vieira plus Tony Adams. Setelahnya, tim Meriam London secara perlahan-lahan kepergian punggawa kunci yang berpengalaman dan senior atau dituakan.

Emery harus cari pilar yang ideal buat menempati data sebenarnya kunjungi situs kehampaan itu dan menimbang kepribadian – dan kemampuan – dr punggawa yang ia boyong pada kompetisi musim panas nanti.

Defender Tengah

Arsenal telah amat memerlukan defender tengah anyar, juga malahan menjelang sang kapten Laurent Koscielny terkena cedera Otot Achillesnya pada pekan-pekan terakhir kompetisi musim ini.

Sewaktu pemain belakang Prancis itu dipastikan bakal keluar hingga penghujung 2018, Emery kemungkinan besar siap menembus jendela transfer tuk melabuhkan dua defender anyar.

Arsenal cuma kemasukan 5 skor setingkat lebih sedikit dibanding Swansea serta West Bromwich pada kompetisi Premier League, yang mereka terpental pada ujung kompetisi musim ini.

Shkodran Mustafi lagi mengalami masalah penampilan. Walaupun lihat ke tautan ini Rob Holding serta Calum Chambers berpeluang meningkat sebagai punggawa reguler pada team inti, ke-2 punggawa ini tidak menegaskan kalau mereka ready.

Gelandang Bertahan

Salahsatu alibi apa alasannya lini belakang Arsenal begitu gampang untuk dijebol merupakan minimnya pengawasan dihadapan mereka.

Selama 2 tahun belakangan, Arsene Wenger dikabarkan website ini ngotot menurunkan Granit Xhaka didalam fungsi defensif, walaupun pemain tengah Swiss tersebut mempunyai titik lemah di sini.

Meski Xhaka tetap bisa sebagai punggawa yang bermanfaat, Emery mesti mendatangkan punggawa yang ekstra tertib buat menjaga sektor tengahnya.

Sektor Serang

Diatas kertas, salahsatu bagian terbesar dari kesebelasan Arsenal yakni sektor serang. Ujung tombak Alexandre Lacazette serta Pierre-Emerick Aubameyang mereka berkolaborasi dengan tim sepanjang 12 bln akhir dengan jumlah melebihi angka 110 juta euro.

Sewaktu tiba setahun kemarin, performa Lacazette di Liga Inggris tidak begitu sensasional usai menyarangkan 14 gol. Aubameyang menyesuaikan diri secara singkat sehabis tiba pada setengah musim plus membikin 10 gol didalam 13 laga.

Tapi, Arsenal tengah tidak mampu mengoptimalkan baca tautan kualitas punggawa Gabon itu, khususnya dalam hal kecepatan. Emery tak bisa mengabaikan salah satu pendanaan inti klub & memilih cara tuk membuat kedua punggawa tersebut bekerja sama di formasi tim inti Arsenal.

Kekompakan Tim

Keadaan yg meracuni kesebelasan sepanjang sekian tahun terakhir ini dikarenakan sebab para fans telah tak puas bersama Arsene Wenger.

Ketidakpuasan tersebut malah sampai menjadi ke didalam team. Faktor itu dapat terbukti dari selisih yang terjadi antar Alexis Sanchez & teman-temannya menjelang punggawa Chile tersebut hijrah ke Setan Merah.

Emery mungkin bakal memperoleh sambutan yg sejuk dari pendukung tim, namun menjaga kerja sama tim, baik dalam ataupun di luar arena pertandingan, musti sebagai prioritas pertama.

Leave a Reply

Your email address will not be published.